Authorized Dealer of Lamitak - Indonesia

← Kembali ke Artikel

Tren Interior

25 Tahun Lamitak dan "The Intelligence of Surfaces" di Jia CURATED 2026

Lamitak merayakan 25 tahun lewat pameran imersif "The Intelligence of Surfaces" di Jia CURATED 2026 di Bali. Apa artinya bagi cara kita memilih material HPL untuk proyek interior di Indonesia.

Dipublikasikan

Selama bertahun-tahun, HPL sering diperlakukan sebagai keputusan terakhir dalam sebuah proyek interior: dipilih setelah layout selesai, setelah anggaran ditutup, dan sering kali hanya lewat foto kecil di katalog. Padahal permukaan adalah bagian yang paling sering dilihat, disentuh, dan dinilai oleh penghuni sebuah ruang.

Cara pandang itu perlahan bergeser, dan salah satu penandanya terlihat jelas tahun ini. Lamitak merayakan perjalanan 25 tahun dengan menghadirkan pameran imersif bertajuk "The Intelligence of Surfaces" di Jia CURATED 2026 di Bali — sebuah ajang yang mengangkat kerajinan, desain, dan budaya, dan mendapat perhatian media desain internasional seperti designboom dan Dezeen. Bagi arsitek, desainer interior, dan pemilik proyek di Indonesia, momen ini menarik bukan karena gemerlap acaranya, melainkan karena apa yang disiratkannya: material permukaan kini dibicarakan sebagai bahasa desain, bukan sekadar pelapis.

Jia CURATED 2026: Kerajinan, Desain, dan Budaya di Tepi Pantai Bali

Jia CURATED 2026 digelar di kawasan pantai Bali dan mempertemukan kerajinan, desain, serta budaya dalam satu kurasi. Format seperti ini berbeda dari pameran dagang material pada umumnya, yang biasanya berfokus pada booth, spesifikasi, dan katalog.

Di ajang berbasis kurasi, sebuah merek tidak bisa sekadar memajang produk. Ia harus menjelaskan cara pandangnya terhadap material — dari mana inspirasi datang, bagaimana tekstur dibaca, dan bagaimana permukaan berinteraksi dengan cahaya serta ruang.

Liputan dari designboom dan Dezeen menunjukkan bahwa percakapan yang terjadi di sana dibaca oleh komunitas desain lintas negara. Untuk pelaku interior di Indonesia, ini berarti referensi material yang selama ini terasa jauh kini berlangsung di wilayah yang bisa dijangkau.

"The Intelligence of Surfaces": Merayakan 25 Tahun dengan Format Imersif

Judul pameran Lamitak sendiri sudah menjadi pernyataan sikap. Kata intelligence menempatkan permukaan bukan sebagai lapisan pasif, tetapi sebagai elemen yang punya logika: bagaimana ia dibentuk, bagaimana ia merespons sentuhan, dan bagaimana ia bekerja dalam pemakaian sehari-hari.

Format imersif yang dipilih juga bukan kebetulan. HPL adalah material yang sulit dinilai adil lewat gambar. Kedalaman serat kayu, arah pori, dan perbedaan antara finishing matt, suede, atau brushed baru benar-benar terbaca ketika pengunjung berdiri di dalam ruang, melihat pantulan cahaya, dan menyentuh permukaannya langsung.

Merayakan 25 tahun dengan pendekatan seperti ini mengirim pesan yang konsisten: bahwa nilai sebuah material terletak pada pengalaman ruang yang dihasilkannya, bukan hanya pada daftar spesifikasi.

Apa Arti Milestone 25 Tahun bagi Sebuah Merek HPL

Angka 25 tahun terdengar seperti urusan internal merek. Namun bagi perancang dan pemilik proyek, umur panjang sebuah merek material punya implikasi praktis yang nyata.

  • Konsistensi desain. Koleksi yang dikembangkan bertahun-tahun cenderung memiliki arah rasa yang selaras, sehingga motif dari koleksi berbeda lebih mudah dipadukan dalam satu proyek.
  • Kesinambungan katalog. Merek yang mapan umumnya menjaga struktur koleksi dan penomoran kode produk, sehingga pencarian ulang motif untuk fase berikutnya menjadi lebih mudah.
  • Standar kualitas yang teruji waktu. Koleksi HPL Lamitak umumnya sesuai dengan standar internasional ISO 4586, dengan ketebalan 0.7mm untuk finishing non-glossy dan 1.0mm untuk high gloss.
  • Kepercayaan rantai pasok. Merek dengan rekam jejak panjang biasanya memiliki sistem verifikasi keaslian dan jalur distribusi resmi yang lebih jelas.

Bagi proyek yang dikerjakan bertahap — misalnya apartemen sewa, kantor, atau rumah yang direnovasi per area — konsistensi semacam ini sering kali lebih bernilai daripada motif yang sedang tren sesaat.

Menerjemahkan Narasi Pameran ke Pilihan Material Proyek

Pertanyaan yang paling relevan tentu: bagaimana narasi besar seperti "kecerdasan permukaan" diterjemahkan ke keputusan konkret di lapangan? Berikut cara membacanya.

1. Mulai dari perilaku ruang, bukan dari motif

Sebelum membuka katalog, petakan dulu bagaimana ruang akan dipakai: seberapa sering permukaan disentuh, seberapa besar risiko noda, dan bagaimana arah cahaya masuk. Ruang dengan cahaya samping yang kuat, misalnya, akan menampilkan tekstur permukaan jauh lebih tegas dibanding ruang dengan pencahayaan merata.

2. Pilih finishing sebelum terpaku pada warna

Motif kayu yang sama bisa terasa sangat berbeda pada finishing matt bertekstur dibanding pada permukaan yang lebih halus. Menentukan karakter finishing lebih dulu membantu mempersempit pilihan dan menjaga konsistensi antar area.

3. Susun komposisi, bukan sekadar satu motif favorit

Pendekatan yang umum dipakai adalah memilih satu motif dominan untuk bidang besar, satu warna solid sebagai penyeimbang, dan satu motif berkarakter untuk aksen terbatas. Struktur koleksi Lamitak yang terbagi ke dalam Woods, Solids, dan Patterns memudahkan penyusunan komposisi seperti ini.

4. Uji dengan sampel fisik di lokasi

Apa pun yang terlihat meyakinkan di layar tetap perlu dicek langsung di lokasi, di bawah cahaya nyata, dan didekatkan pada material lain yang akan dipakai. Anda bisa menelusuri motif di halaman koleksi produk lalu meminta sampel fisik untuk kandidat yang masuk daftar pendek.

Catatan Teknis yang Tetap Perlu Diingat

Seberapa pun kuat narasi desainnya, HPL tetap memiliki batas pemakaian yang jelas. HPL adalah produk interior yang ditujukan untuk pemakaian di dalam ruangan. Penggunaan di luar ruangan tidak disarankan karena paparan cuaca, kelembapan, dan sinar matahari langsung dapat merusak produk.

Untuk perencanaan, ukuran HPL yang umum tersedia adalah 4 ft x 8 ft (sekitar 1220 mm x 2440 mm) dan 4 ft x 10 ft (sekitar 1220 mm x 3050 mm). Ketersediaan ketebalan dapat berbeda tergantung merek, motif, dan tipe produk — karena itu pengecekan kode produk sejak tahap desain akan menghemat banyak waktu revisi.

Jika Anda ingin memahami struktur material dan cara perawatannya lebih dalam, halaman Apa Itu HPL? menjelaskan dasar-dasarnya.

Peran Varindo untuk Proyek di Indonesia

Varindo adalah Authorized Dealer Lamitak di Indonesia. Artinya, ketertarikan yang muncul setelah membaca liputan pameran seperti Jia CURATED 2026 dapat langsung ditindaklanjuti dengan langkah praktis: mencocokkan nama motif dengan kode produk resmi, memeriksa spesifikasi ukuran dan ketebalan, mengecek ketersediaan, hingga mengoordinasikan pengiriman ke lokasi proyek.

Untuk perencanaan material dalam skala lebih besar, Anda juga dapat meminta katalog atau menghubungi tim kami melalui halaman kontak agar pemilihan motif dapat dibahas bersama sejak tahap awal desain.

Pameran seperti "The Intelligence of Surfaces" pada akhirnya mengingatkan satu hal sederhana: permukaan adalah bagian dari desain yang paling sering bersentuhan dengan manusia. Memperlakukannya sebagai keputusan desain — bukan sekadar item terakhir di daftar belanja — adalah cara paling langsung untuk menaikkan kualitas sebuah ruang.

Ada pertanyaan seputar HPL?

Tim Varindo siap membantu Anda memilih produk yang tepat untuk proyek Anda.

Tanya via WhatsApp
25 Tahun Lamitak dan "The Intelligence of Surfaces" di Jia CURATED 2026 | Varindo